
Brilio.net – Mencari camilan tradisional yang menawarkan perpaduan tekstur sempurna bukan perkara sulit. Hidangan khas Priangan, Jawa Barat ini menyajikan sensasi renyah di bagian luar namun tetap mempertahankan kelembutan yang empuk di bagian dalam. Setiap gigitan memberikan kombinasi rasa gurih dari parutan singkong dan rasa pedas yang mendalam dari isian oncom matang berbumbu. Hidangan ini sangat ideal untuk dinikmati sebagai teman bersantai di sore hari atau pendamping setia segelas teh hangat.
Keunikan kuliner tradisional ini terletak pada isiannya berupa oncom pedas hasil fermentasi yang ditumis bersama rempah pilihan. Aroma kencur yang khas berpadu dengan bawang dan cabai merah keriting menciptakan rasa yang bikin nagih dan membangkitkan selera. Selain variasi oncom, isian juga dapat dikreasikan menggunakan tempe pedas yang lezat dan bergizi, daging, bahkan sayuran, menjadikannya pilihan camilan fleksibel yang memanfaatkan bahan baku sederhana sehari-hari.
Proses pembuatan makanan tradisional ini tergolong sangat gampang dan tidak menuntut keahlian memasak tingkat tinggi. Langkah pengerjaan hanya berkisar pada menumis isian, memeras serta mencampur adonan kulit, hingga membentuk dan menggorengnya dengan api sedang. Seluruh tahapan berjalan dengan sederhana asalkan memperhatikan trik khusus seperti memeras air singkong dengan baik dan menggunakan kelapa parut kasar agar adonan tidak lembek saat digoreng.
Persiapan Bahan dan Peralatan Masak
Sebelum mulai mengolah, pastikan semua peralatan memasak seperti pisau untuk mengiris, cobek untuk menghaluskan kencur, serta panci atau wajan untuk menumis dan menggoreng sudah disiapkan di area dapur. Teknik menyiapkan bumbu atau mise en place dilakukan dengan mencincang halus bawang, mengiris cabai merah, serta memarut singkong dan kelapa sesuai takaran. Agar proses memasak berjalan lancar tanpa hambatan, letakkan HP atau smartphone di tempat yang aman dan mudah dilihat untuk mengecek setiap detail langkah resep secara berkala.
Yuk cobain bareng BrilioFood, Senin (29/6).
Resep Combro Yang Renyah tapi Dalamnya Empuk

foto: Gemini
Bahan:
– 500 gram singkong, parut halus
– 100 gram kelapa parut kasar (pilih yang tidak terlalu tua)
– 1 sdt garam
– 1/2 sdt bumbu ekstrak daging ayam
– 1 batang daun bawang, iris halus
– Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:
– 150 gram oncom, hancurkan
– 5 siung bawang putih, cincang halus
– 3 siung bawang merah, cincang halus
– 5 buah cabai merah keriting, iris halus
– 2 cm kencur, haluskan
– Garam dan gula secukupnya
– Minyak untuk menumis
Cara Membuat:
1. Panaskan sedikit minyak, tumis bawang putih, bawang merah, cabai, dan kencur hingga harum. Masukkan oncom yang sudah dihancurkan, lalu tambahkan garam dan gula. Tumis hingga oncom matang dan bumbu meresap. Angkat, sisihkan.
2. Setelah singkong diparut, peras airnya sedikit agar tidak terlalu basah. Campurkan dengan kelapa parut, garam, bumbu ekstrak daging ayam, dan daun bawang. Aduk hingga rata.
3. Ambil sedikit adonan singkong, pipihkan, lalu isi dengan tumisan oncom. Tutup dan bentuk bulat atau oval sesuai selera.
4. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang. Goreng combro hingga kecoklatan dan renyah. Pastikan semua sisi matang merata.
5. Angkat dan tiriskan. Combro siap disajikan selagi hangat.
Cara Menjaga Nutrisi Bahan Makanan
Menjaga kualitas dan gizi bahan masakan seperti pilihan variasi tempe pedas yang lezat dan bergizi dapat dilakukan melalui teknik penggorengan yang tepat. Penggunaan api sedang saat menggoreng sangat krusial agar seluruh bagian matang merata dan tidak cepat gosong pada sisi luar sementara bagian dalam masih mentah. Selain itu, menghindari membolak-balik adonan terlalu sering di dalam wajan akan memastikan bentuk makanan tetap utuh, tidak hancur, serta menjaga kematangan isian di dalamnya tetap sempurna.
5 FAQ Combro
1. Apa arti dari nama kuliner combro?
Jawaban: Combro berasal dari singkatan oncom di jero yang memiliki arti terdapat oncom di bagian dalam adonan.
2. Dari daerah mana hidangan tradisional combro berasal?
Jawaban: Combro merupakan makanan tradisional yang berasal dari Jawa Barat, khususnya wilayah Priangan.
3. Kenapa parutan singkong harus diperas dengan baik sebelum dicampur bahan lain?
Jawaban: Memeras singkong bertujuan mengurangi air berlebih agar adonan tidak lembek dan menghasilkan tekstur luar yang renyah.
4. Mengapa adonan combro tidak boleh terlalu sering dibolak-balik saat digoreng?
Jawaban: Pembongkaran adonan yang terlalu sering harus dihindari agar combro tetap utuh, tidak hancur, dan cukup dibalik sekali saja setelah satu sisi matang.
5. Apa saja alternatif isian lain selain oncom untuk variasi modern?
Jawaban: Alternatif isian yang bisa digunakan meliputi tempe pedas yang bergizi, daging, hingga sayuran sebagai kreasi baru.
(brl/lak)











Leave a Reply